Search for collections on Repository Universitas Cokroaminoto Palopo

ANALISIS PENDAPATAN USAHA TANI PADI SAWAH SAAT PANEN MUSIM HUJAN DAN MUSIM KEMARAU DI DESA TUMALE KECAMATAN PONRANG KABUPATEN LUWU

NURSIA, NURSIA (2026) ANALISIS PENDAPATAN USAHA TANI PADI SAWAH SAAT PANEN MUSIM HUJAN DAN MUSIM KEMARAU DI DESA TUMALE KECAMATAN PONRANG KABUPATEN LUWU. Sarjana S1 thesis, UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO.

[thumbnail of NURSIA_2102405038.pdf] Text
NURSIA_2102405038.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Nursia, 2025, Analisis Pendapatan Usaha Tani Padi Sawah Saat Panen Musim Hujan dan Musim Kemarau di Desa Tumale Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu Dr. (dibimbing oleh Safaruddin Mariyam Mangkunegara).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan bersih usaha tani padi sawah pada musim hujan dan musim kemarau, serta menganalisis perbandingan pendapatan bersih petani antara kedua musim di
Desa Tumale Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu. Penelitian dilaksanakan pada
tahun 2025 dengan menggunakan metode survei. Responden dalam penelitian ini
berjumlah 40 orang petani padi sawah yang dipilih secara purposive sampling.
Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara
langsung menggunakan kuesioner dan data sekunder yang diperoleh dari instansi
terkait. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis biaya, penerimaan,
dan pendapatan usaha tani.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi rata-rata pada
musim hujan sebesar Rp 4.799.673 per petani per musim, dengan penerimaan
sebesar Rp 27.350.000, sehingga diperoleh pendapatan bersih sebesar Rp
22.550.327. Pada musim kemarau, total biaya produksi rata-rata sebesar Rp
4.809.423 per petani per musim, dengan penerimaan sebesar Rp 37.350.750,
sehingga diperoleh pendapatan bersih sebesar Rp 32.541.327. Perbandingan
antara kedua musim menunjukkan bahwa pendapatan bersih petani pada musim
kemarau lebih tinggi dibandingkan musim hujan dengan selisih sebesar Rp
9.991.000 per petani per musim. Perbedaan ini terutama disebabkan oleh lebih
tingginya volume produksi gabah (5.743 kg vs 4.543 kg) dan harga jual yang
lebih baik (Rp 6.505/kg vs Rp 5.033/kg) pada musim kemarau, didukung oleh
kondisi agronomis yang lebih optimal seperti ketersediaan air irigasi yang
terkontrol, minimnya serangan hama, dan intensitas sinar matahari yang
mendukung proses fotosintesis secara maksimal.
Kata Kunci: Biaya Produksi; Pendapatan Bersih; Padi Sawah; Musim Hujan;
Musim Kemarau; Usaha Tani.

Item Type: Skripsi ( Sarjana S1 )
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis
Depositing User: Mrs Dachliana Baderu, S.T.
Date Deposited: 27 Sep 2026 12:18
Last Modified: 27 Sep 2026 12:18
URI: https://repository.uncp.ac.id/id/eprint/443

Actions (login required)

View Item
View Item