AISYAH, MULHIMAH TIARA (2025) RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BUNCIS (Pheseolus vulgaris L.) PADA PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN KOMPOS AMPAS SAGU. Sarjana S1 thesis, UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO.
MULHIMAH TIARA AISYAH-2002406007.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Mulhimah Tiara Aisyah. 2025. Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Pada Pemberian Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Kompos Ampas Sagu (dibimbing oleh Muhammad Naim dan Suhaeni)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan kompos TKKS kompos ampas sagu, dosis terbaik kompos TKKS dan kompos ampas sagu terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman buncis. Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Kampus II Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo, Jl. Lamaranginang, Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo. Penelitian ini dilaksanakan mulai 11 Mei 2025 – 03 Juli 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga terdapat 24 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri atas 2 sampel tanaman, sehingga terdapat 48 sampel tanaman. Adapun perlakuan yaitu P0 (Kontrol), P1 (Kompos TKKS 200 gr/tanaman + kompos ampas sagu 100 gr/tanaman), P2 (Kompos TKKS 250 gr/tanaman + kompos ampas sagu 150 gr/tanaman), P3 (Kompos TKKS 300 gr/tanaman + kompos ampas sagu 200 gr/tanaman), P4 (Kompos TKKS 350 gr/tanaman + kompos ampas sagu 250 gr/tanaman), P5 (Kompos TKKS 400 gr/tanaman + kompos ampas sagu 300 gr/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos TKKS dan kompos ampas sagu berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah polong dan berat polong. Hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman terdapat pada perlakuan P5 yaitu dengan Rata-ratatinggi tanaman 231,8 cm, jumlah polong terdapat pada perlakuan P5 yaitu dengan rata-rata jumlah polong/buah 6,9, dan berat polong terdapat pada perlakuan P5 yaitu dengan rata-rata berat polong/buah 34,8 gram. Sedangkan pada parameter umur berbunga tidak berpengaruh nyata terhadap pemberian kompos TKKS dan kompos ampas sagu, Hasil terbaik ditunjukkan pada parameter P5 yaitu dengan rata-rata umur berbunga 28,4 HST.
Kata Kunci: Ampas Sagu; Kompos; Tanaman Buncis; TKKS
| Item Type: | Skripsi ( Sarjana S1 ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ampas Sagu; Kompos; Tanaman Buncis; TKKS |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi |
| Depositing User: | Mrs Fitrah Eka Susilawaty |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 13:15 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 13:15 |
| URI: | https://repository.uncp.ac.id/id/eprint/351 |
