AHMAD, MUH FADLI (2025) PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS KULIT KAKAO DAN PGPR AKAR BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN LABU MADU (Cucurbita moschata L.). Sarjana S1 thesis, UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO.
MUH.FADLI AHMAD-2002406033.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB) | Request a copy
Abstract
Muh. Fadli Ahmad, 2025. Pengaruh Pemberian Pupuk Kompos Kulit Kakao dan PGPR Akar Bambu terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Labu Madu (Cucurbita moschata L.). (dibimbing oleh Rahman Hairuddin dan Muhammad Naim).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis terbaik Pupuk Kompos Kulit Kakao dan PGPR Akar Bambu terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Labu Madu. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan II Fakultas Pertanian Kampus 2 Universitas Cokroaminoto Palopo, Jl. Lamaranginang, Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Desember 2024 sampai Februari 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok. Penelitian ini terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga dalam penelitian ini terdapat 24 unit percobaan, setiap unit percobaan terdapat 2 sampel tanaman sehingga terdapat 48 sampel tanaman. Adapun perlakuan dalam penelitian ini sebagai berikut: P0 = Tanpa perlakuan, P1 = kompos kulit kakao 338 gr dan PGPR akar bambu 20 ml/, P2 = kompos kulit kakao 388 gr dan PGPR akar bambu 25 ml/L, P3 = kompos kulit kakao 438 gr dan PGPR akar bambu 30 ml/L, P4 = kompos kulit kakao 488 gr dan PGPR akar bambu 35 ml/L, P5 = kompos kulit kakao 538 gr dan PGPR akar bambu 40 ml/L. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk kompos kulit kakao dan PGPR akar bambu memberikan pengaruh sangat nyata terhadap parameter umur berbunga dan jumlah buah, namun tidak memberikan pengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah buah. Pada perlakuan P2 (388 gr pupuk kompos kulit kakao dan 20 ml PGPR akar bambu) memberikan pengaruh terbaik pada parameter tinggi tanaman dengan nilai rata-rata 97,19 cm dan jumlah buah dengan nilai rata-rata 2,25 buah. Pada perlakuan P5 (538 gr kompos kulit kakao dan 40 ml/L PGPR akar bambu) memberikan pengaruh terbaik pada parameter umur berbunga dengan nilai rata-rata 35,25 HST dan berat buah dengan nilai rata-rata 531,00 gr. Serta pada perlakuan P1 (338 gr kompos kulit kakao dan 20 ml/L PGPR akar bambu) memberikan pengaruh terbaik pada parameter jumlah daun dengan nilai rata-rata 19,63 helai. Hal ini diduga bahwa pemberian pupuk kompos kulit kakao dan PGPR akar bambu mampu memenuhi kebutuhan nutrisi Phosfor dan Kalium yang dibutuhkan tanaman labu madu pada proses pembungaan dan pembentukan buah, namun belum mampu memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman labu madu pada fase vegetatif.
Kata kunci: Kompos kulit kakao, labu madu, PGPR akar bambu.
| Item Type: | Skripsi ( Sarjana S1 ) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kompos kulit kakao, labu madu, PGPR akar bambu. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi |
| Depositing User: | Mrs Fitrah Eka Susilawaty |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 13:08 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 13:08 |
| URI: | https://repository.uncp.ac.id/id/eprint/349 |
